Surat Cinta Dari Syaikh Di Riyadh Sana

Jika setan sempat membuatmu terhuyung-huyung oleh bisikan maksiat, bikin dia terjengkang KO oleh pernyataan taubat..

Jika setan sempat melemahkan langkahmu dg berbagai syubhat, buat dia terkulai dengan langkahmu berbaris rapat...

Jika setan sempat membuat pikiranmu ragu, bikin dia shock dengan kerja kerasmu yang terus melaju...

Jika setan sempat terbahak-bahak melihatmu yg kebingungan, bikin dia tersedu-sedu menangisimu yg cepat mengembalikan kesadaran..

Jika setan sempat puas membuatmu kehilangan nakhoda, bikin dia melas krn kita memiliki banyak nakhoda yg siap siaga

Jika setan gembira krn lngkahmu perangi kebatilan sempat terhalang, bikin dia kecewa dengan prinsipmu bhw tdk ada kata mundur bagi pejuang..

Jika setan sukacita krn banyak yg mengolok-olokmu, bikin dia berduka nestapa krn ketegaranmu..


Jika setan sempat tertawa terjengkang-jengkang karena engkau di bully, bikin dia kejang-kejang karena prinsip perjuanganmu yang tidak bisa dibeli..

Jangan masuk dalam skenario setan tuk menghalangimu jadi pejuang, bikinlah skenario yang memmbuatmu sebagai pejuang dan setan jadi pecundang..

Allah Ta'ala tidak hanya memberi info bahwa 'setan adalah musuhmu', tapi Dia juga tegaskan, 'Jadikan setan sebagai musuhmu' (QS Fathir: 6)

إِنَّ الشَّيْطَانَ لَكُمْ عَدُوٌّ فَاتَّخِذُوهُ عَدُوّاً

Riyadh, Rabiul Awal 1434 H 
Abdullah Haidir

[islamedia.web.id]

Share this:

Post a Comment

 
Copyright © Warta Dakwah | Media Pencerah Umat. Designed by OddThemes