Masjid Dan Rumah Muslim Dibakar, Polisi Myanmar Hanya Tangkap 35 Orang

Wartadakwah.com - PEMERINTAH Myanmar saat ini sedang berjuang untuk mencegah aksi kekerasan ekstrimis Buddha terhadap Muslim, yang telah menyentuh pinggiran ibukota, Naypyitaw, pada akhir pekan lalu. Dan mulai mengirim pasukan untuk berpatroli di jalanan di kota di mana kerusuhan baru-baru ini dimulai.

Empat rumah dan sebuah masjid di kota Tatkon di tepi utara Naypyitaw dibakar pada Minggu malam, seorang pegawai negeri sipil di ibukota mengatakan kepada Reuters, Senin kemarin (25/3/2013).

Angka resmi mengatakan 110 orang tewas dan 120.000 orang harus kehilangan tempat tinggal, sebagian besar dari mereka adalah Muslim Rohingya.

Kerusuhan terbaru dimulai Rabu pekan lalu di Meikhtila, 130 km (80 mil) utara ibukota yang dipicu oleh cekcok mulut antara beberapa warga Buddha dan pemilik sebuah toko emas yang muslim sehingga akhirnya meningkat menjadi kerusuhan yang menyebabkan 32 orang tewas.
Polisi Myanmar sendiri dikecam di media dan oleh masyarakat lokal karena hanya sedikit usaha yang mereka lakukan untuk menghentikan aksi kekerasan para warga dan biksu ekstrimis Buddha.

Televisi negara MRTV mengatakan pada hari Ahad lalu polisi telah menangkap 35 orang di Meikhtila dan dua di kota lainnya sehubungan dengan kekerasan tersebut.

Dalam satu insiden Sabtu malam lalu, para penyerang tak dikenal membakar lebih dari 40 rumah, 38 di antaranya milik umat Islam, di desa Ywadan di kota Yamaethin, kata Soe Lwin, seorang pejabat setempat.

“Pada sekitar jam 8 malam, sekitar 100 orang muncul berteriak ‘Mari kita membakarnya, mari kita membakarnya,” dan mulai mereka menghancurkan rumah kami dulu, “kata seorang 35 tahun pemilik toko di Ywadan, meminta untuk tidak disebutkan namanya.(fq/islampos/reuters)

Share this:

Post a Comment

 
Copyright © Warta Dakwah | Media Pencerah Umat. Designed by OddThemes