Puisi : CintaNya Mutiara dari Syurga

Wartadakwah.com - Suara hembusan angin diatas bukit hijau mengingatkan banyak hal tentang kehidupan tentang masa sebelum kehidupan, tentang segala nya yang tiba-tiba saja terlihat jelas. Terlihat jelas betapa kecilnya manusia dibandingkan deretan pegunungan yang menghampar.



Puisi : CintaNya Mutiara dari Syurga

Cinta terkadang membuat kita salah sangka
lima huruf dalam satu tarikan nafas itu saja sudah bisa membuatmu gila
diamlah sejenak lalu rasakan perlahan aliran udara masuk dan memeluk

pucat kau ya? saat cinta itu datang tiba-tiba
tak usah paniklah saat ia datang dengan leluasa
bukankah sebelum kejadianmu kau sudah dititipkan cinta oleh sang Maha cinta
kenapa? pucat kau ya?

Tak usah panik walau terkadang cinta itu bisa mencekik
tak usah gusar walau seringnya kau tak sanggup mengerti cintaNya yang begitu besar

sudah diam dan tenangkan jiwamu
karena cinta sendiri yang akan mengalir disela-sela dzikirmu
diujung-ujung ketawakalanmu
menjadi energi ditengah-tengah kekhawatiranmu

Buang jauh saja cinta yang sudah kadaluarsa
apalagi cinta yang hanya etalase belaka
buat apa?

hingga tak ada panik atas nama cinta
pucat atas nama cinta apalagi galau atas nama cinta
buat apa? buat apa?

kebodohan luar biasa jika kau buang mutiara dari syurga
lalu kau pelihara bara api neraka
buat apa?

oleh asma_dewi/IM

Share this:

Post a Comment

 
Copyright © Warta Dakwah | Media Pencerah Umat. Designed by OddThemes