Prostitusi Berkedok Ritual di Gunung Kemukus akan segera Ditutup

Makam Pangeran Samudro yang menjadi tujuan utama berziarah di Kemukus, Sragen, Metrotv/ Andy Kurniawan
Wartadakwah.netSragen: Pemerintah Kabupaten Sragen, Jawa Tengah, menegaskan akan segera menutup kompleks prostitusi berkedok ritual di Gunung Kemukus. Apalagi, lokasi itu pernah menjadi bahasan media Australia.


Ketua DPRD Sragen Bambang Samekto menyampaikan itu di sela-sela inspeksi mendadak di makam Pangeran Samudra di Gunung Kemukus. Sebelum ditutup, kata Bambang, pemerintah akan mensosialisasikan keputusan itu pada warga sekitar.

"Gubernur (Ganjar Pranowo) sudah menelepon saya dan saudara Bupati (Agus Fatchurrachman) sudah menyetujui untuk menutup prostitusi (di Kemukus)," kata Bambang, Kamis (27/11/2014).

Rencana pemerintah itu pun mendapat sambutan positif dari warga setempat. Warga mengaku mendukung penutupan kompleks prostitusi Kemukus. Sebab, kegiatan itu malah dimanfaatkan warga luar Kemukus untuk mencari untung.

Pada 24 November lalu, Gubernur Ganjar Pranowo angkat bicara soal prostitusi di Kemukus. "Saya bicara sebaiknya ditutup karena itu prostitusi dan cukup berbahaya, berbahaya itu dari segi kesehatan, macam-macamlah kalau ziarah sekarang," kata Ganjar sewaktu menghadiri acara di Istana Bogor, Jawa Barat.

Ganjar meminta Gunung Kemukus kembali dijadikan sebagai tempat ziarah, bukan praktik prostitusi. Namun, Ganjar mengaku ia tak memiliki wewenang untuk menutup tempat itu. Ia pun berkoordinasi dengan Bupati Sragen Agus Fatchurrachman mengenai wewenang tersebut. 
(RRN/Metro )

Share this:

Post a Comment

 
Copyright © Warta Dakwah | Media Pencerah Umat. Designed by OddThemes