Hikmah: Mengapa Memakan Bangkai Diharamkan?

Ilustrasi/Net
Wartadakwah.net - Sebaiknya kita berhati-hati terhadap makanan yang kita konsumsi! Khawatir daging yang kita makan adalah bangkai. Selain bangkai hewan laut dan bangkai belalang, semua bangkai diharamkan untuk dimakan!
 
Apa hikmah di balik larangan memakan bangkai ini? Mari kita simak penjelasannya. berikut ini.

Allah swt berfirman dalam surat Al-An’am ayat 145, yang artinya: “Katakanlah, ‘Tiadalah aku peroleh dalam wahyu yang diwahyukan kepadaku, sesuatu yang diharamkan bagi orang yang hendak memakannya, kecuali kalau makanan itu bangkai, atau darah yang mengalir, atau daging babi-karena sesungguhnya semua itu kotor –atau binatang yang disembelih atas nama selain Allah. Barangsiapayang dalam keadaan terpaksa sedang dia tidak menginginkannya dan tidak (pula) melampui batas, maka sesungguhnya Tuhanmu Maha Pengampun lagi Maha penyayang.”  

Dalam surat Al-Ma’idah ayat 3 disebutkan makanan yang diharamkan dengan lebih terperinci, yang artinya: “Diharamkan bagimu memakan bangkai, darah, daging babi, (daging hewan) yang disembelih atas nama selain Allah, (hewan) yang tercekik, yang dipukul, yang jatuh, yang ditanduk, dan yang diterkam binatang buas, kecuali yang sempat kamu menyembelihnya; dan (diharamkan bagimu) yang disembelih untuk berhala.” (QS. Al-Maidah: 3)

Berikut ini penjelasannya:
  1. Naluri manusia yang sehat pasti akan menolaknya dan menganggapnya kotor. Memakan bangkai adalah perbuatan hina yang menodai kehormatan manusia.
  2. Agar setiap muslim membiasakan niat dan tujuannya dalam semua urusan. Tidaklah manusia memperoleh sesuatu setelah mengarahkan niat, tujuan dan usahanya. Dimana makna menyembelih- yang dapat mengeluarkan binatang dari kedudukannya sebagai bangkai- bertujuan untuk merenggut jiwa binatang karena hendak memakannya. Allah tidak rela manusia memakan sesuatu tanpa tujuan dan tanpa memikirkannya- sebagaimana jika memakan bangkai. Sedangkan, binatang yang disembelih dan diburu, keduanya tidak dapat diperoleh kecuali dengan tujuan, usaha, niat dan perburuan.
  3. Binatang yang mati dengan sendirinya, biasanya karena suatu sebab. Mungkin karena sakit, memakan makanan beracun yang semua itu tidak dijamin keamanan dari bahayanya. Misalnya, binatang yang mati karena sangat lemah dan kondisinya yang tidak normal.
  4. Allah mengharamkan manusia memakan bangkai, artinya Allah memberikan kesempatan kepada binatang lain untuk memakannya. Sebagai rahmat Allah kepada mereka, karena mereka juga umat seperti kita. Hal ini sangat jelas, terjadi pada binatang-binatang padang pasir dan tempat-tempat lain di mana bangkai-bangkai binatang tidak ditanam.
  5. Agar manusia memperhatikan binatang peliharaannya dengan serius. Tidak membiarkannya sakit dan lemah yang dapat membunuhnya. Yang menyebabkan kerugian, dengan demikian ia akan segera mengobati dan mengistirahatkannya.
Sekarang sudah tau kan Sob, hikmahnya kita diharamkan memakan bangkai. So… kita harus berhati-hati dalam memilih makanan ya. Agar makanan yang masuk ke dalam tubuh kita halal dan Thayyib..

Wallahu ‘alam bis shawab

Sumber: Ummi-online

Share this:

Post a Comment

 
Copyright © Warta Dakwah | Media Pencerah Umat. Designed by OddThemes