Mengapa Kita Dilarang Menyakiti Binatang?

Wartadakwah.net - Dari Abdullah bin 'Umar ra., bahwa sesungguhnya Rasulullah SAW bersabda: "Ada seorang perempuan disiksa karena seekor kucing yang ia kurung sampai mati kelaparan, maka ia masuk ke dalam neraka karenanya." Dalam riwayat lain:" Seorang perempuan masuk neraka karena seekor kucing yang ia ikat, ia tidak memberinya makan juga tidak membiarkannya makan binatang-binatang kecil/serangga tanah." (HR. Bukhari Muslim) 

Hadist tersebut menunjukkan dengan jelas bahwa menyiksa hewan tanpa sebab adalah maksiat yang ada hukumannya, begitu pula membunuhnya jika hewan ini tidak menyakiti. Dalam firman Allah juga disebutkan:  

"Barang siapa yang mengerjakan kebaikan seberat dzarrah pun, iscaya ia akan melihat (balasan) nya. Dan barang siapa yang mengerjakan kejahatan seberat dzarrah pun, niscaya dia akan melihat (balasan) nya pula." (QS. Az-Zalzalah:7-8) 

Hadist di atas tidak berarti bahwa amal shalih yang dilakukan seorang perempuan dalam haist tesebut menjadi gugur karena ia menyebabkan kematian seekor kucing karena lapar, tetapi setiap kebaikan ada pahalanya, dan setiap perbuatan dosa ada sanksinya. Jika ia mempunyai kebaikan-kebaikan yang dapat menutupi dosa-dosanya, maka ia termasuk dalam pengertian firman Allah SWT:  

"Sesungguhnya perbuatan-perbuatan yang baik itu menghapuskan (dosa) perbuatan-perbuatan yang buruk." (QS. Hud: 114) 

Jika menyiksa hewan saja ada balasannya, maka bagaimana balasan kepada orang yang menyakiti saudara,  kerabat, pernikahan, tetangga dan sebagainya. 

Sahabat Ummi, hadist tersebut juga mengajarkan pada kita agar mengenalkan kepada anak sejak dini hewan ciptaan Allah, termasuk mana hewan yang berbahaya dan harus dihindarkan, mana yang tidak berbahaya. Mari ajarkan anak-anak kita untuk mencintai hewan, dan tidak menyiksa hewan tanpa sebab. Agar saat ia besar nanti ia bisa menjaga, menghargai dan tidak suka menyiksa hewan ciptaan Allah karena semua perbuatan ada balasannya. 

Sumber: Ummi-online
Referensi:
-Muhammad Abdul 'Aziz Al-Khuly: Karakteristik Nabi SAW Perilaku Nabi Dalam Menjalani Hidup

Share this:

Post a Comment

 
Copyright © Warta Dakwah | Media Pencerah Umat. Designed by OddThemes