Lihat, Pelajar Papua di Ciamis Apresiasi Silaturahmi Kapolres Ciamis

CIAMIS – Polres Ciamis Polda Jawa Barat menggelar silaturahmi dengan pelajar asal Papua yang bersekolah di Kabupaten Ciamis, Selasa (20/8/ 2019).

Acara yang digelar di RM Mergosari Bolenglang Ciamis tersebut dihadiri langsung oleh Kapolres Ciamis AKBP Bismo Teguh Prakoso dan 28 pelajar asal Papua.

“Keberadaan saya disini sebagai bapak asuh dari adik-adik sekalian. Agar dicatat nomor handphone saya, Insyaallah untuk kedepan kita agendakan lagi kegiatan silaturahmi seperti ini,” tutur Kapolres di hadapan para siswa.

Lulusan Terbaik Akpol 2001 ini menambahkan, pihaknya selalu siap membantu apabila siswa-siswa itu membutuhkan keperluan sarana dan prasaran untuk menunjang pendidikan disekolah.

“Kita seluruhnya adalah anak bangsa yang merupakan satu kesatuan dalam bingkai NKRI, tidak boleh ada perpecahan yang dilatar belakangi karena perbedaan ras, suku atau golongan,” tambah Kapolres.

Sementara itu pelajar asal Papua yang bersekolah di tatar galuh Ciamis, hingga saat ini mengaku merasa tetap aman serta tidak terpengaruh dengan terjadinya gejolak yang ada di Papua.

Siswa asal Papua belajar di berbagai daerah, termasuk sekolah di tatar Galuh Ciamis melalui program Afirmasi Pendidikan Menengah (Adem). Di Ciamis siswa Papua tersebar belajar di  SMA dan SMK. Salah satunya adalah SMK 2 Ciamis.

Saat ini ada sembilan anak Papua yang tengah menuntut ilmu di SMKN2 Ciamis. Salah satunya adalah Libert yang baru dua bulan berada di Ciamis. Sosoknya tampak tenang. Rekan lainnya adalah Eson Jikua, Alfa, Rian Kafiar,  dan Anton Iba.

Menurutnya, sejak menginjakkan kaki di tatar galuh, tidak pernah merasakan atau mendapatkan perlakukan diskriminasi. Sebaliknya menerima sambutan hangat dari temannya asal Ciamis. Pelajar asal Papua tersebut juga menyebut warga Ciamis baik dan ramah.

“Teman-teman semua baik dan ramah. Meskipun baru kenal, mereka sangat menghargai.  Kami belum pernah mendapat perlakukan diskriminasi apalagi rasis. Kami juga menganggap Ciamis menjadi rumah kedua,” tutur Libert.

Senada dikuatkan Anton Iba dan rekan lainnya. Anton mengaku prihatin dengan terjadinya gejolak di Papua. Dia berharap agar persoalan tersebut dapat segera selesai. Selain itu juga bertekad menyelesaikan pendidikannya di Ciamis.

“Harapan saya kerusuhan segera berakhir, kerusuhan itu kan bisa merusak persaudaraan. Jangan ada kerusuhan hanya gara-gara kesalahpahaman. Kita semua bersaudara, setanah air,” ujarnya.

Terkait upaya Polres Ciamis, perlakuan tersebut membuat mereka merasa aman serta dihargai. “Terimakasih kepada Bapak Kapolres, semoga bapak sehat dan sukses selalu. Terimakasih karena Polres Ciamis telah menjaga keamanan dan keselamatan kami di Kabupaten Ciamis. Kami sangat senang dengan kegiatan ini,” pungkasnya.

 

Recommended For You

About the Author: admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *