Tatkala Polresta Tangerang Distribusikan Logistik ke Dapur Umum dan Amankan Areal Terdampak Banjir

TANGERANG – Jajaran Polresta Tangerang Polda Banten melaksanakan kegiatan pendistribusian logistik ke dapur umum yang didirikan untuk korban banjir di beberapa di Desa Gelam Jaya, Kecamatan Pasar Kemis, Kabupaten Tangerang, Minggu (21/2/2021).

Kapolresta Tangerang Kombes Pol Wahyu Sri Bintoro menerangkan, logistik yang didistribusikan diantaranya kebutuhan makanan pokok dan juga obat-obatan.

“Dapur umum didirikan 3 Pilar bersama masyarakat untuk memenuhi kebutuhan pokok korban banjir,” kata Wahyu.

Selain mendistribusikan logistik, jajaran Polresta Tangerang juga melaksanakan kegiatan pengamanan areal yang terdampak banjir. Areal itu adalah di Perumahan Villa Regensi Tangerang II, Desa Gelam Jaya, Blok EA yang meliputi RT 01, RT 02, RT 03, RT 04, RT 06 dan RT 08 di RW 07.

Di titik ini, ada 70 kepala keluarga yang terdampak banjir. Ketinggian air di titik ini mencapai 50 centimeter sampai dengan 70 centimeter.

Kemudian di Blok AD RW 06 yang meliputi RT 01, RT 02, dan RT 03. Jumlah kepala keluarga yang terdampak banjir 20 kepala keluarga. Juga di Perumahan Villa Permata Regency 2, Desa Gelam Jaya di Blok DB, RW 20 yang meliputi RT 03, RT 05, dan RT 06.

“Jumlah terdampak 413 kepala keluarga dengan ketinggian air mencapai 30 centimeter sampai dengan 40 centimeter,” terang Wahyu.

Titik banjir lainnya yakni di Blok DA RT 05 RW 08. Ketinggian air mencapai 30 centimeter sampai dengan 40 centimeter. Di Blok CA RT 02 RW 22 ketinggian air mencapai 30 centimeter sampai dengan 40 centimeter. Dengan jumlah terdampak 10 kepala keluarga.

Titik banjir lainnya di Perumahan Villa Tomang Baru, Desa Gelam Jaya. Di Blok G RT 01, RT 02, dan RT 07 RW 01, ketinggian air mencapai 30 centimeter sampai dengan 40 centimeter. Jumlah terdampak banjir 40 kepala keluarga.

Di Blok L RT 04 RW 14 ketinggian air mencapai 30 centimeter sampai dengan 40 centimeter. Ada 13 kepala keluarga yang terdampak banjir. Dan di Blok F RT 01 RW 17, ketinggian air mencapai 60 centimeter sampai dengan 70 centimeter.

“Di titik ini ada 55 jiwa yang mengungsi di Mushola Al-Mujahidin. Sehingga total terdampak banjir 591 kepala keluarga,” ujar Wahyu.

Wahyu menyebut, bila tidak ada hujan ketinggian air perlahan surut. Namun tim Siaga Bencana Polresta Tangerang bersama jajaran Pemkab Tangerang dan Kodim 0510 Tigaraksa tetap memonitor sebagai bentuk antisipasi.

“Pengamanan areal terdampak banjir juga sebagai bentuk monitoring debit air,” tandasnya.

Recommended For You

About the Author: admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *